Jam tangan adalah satu alat kecil untuk menunjuk waktu. Sebelum membahas tentang jam tangan, mari kita nostalgia sejenak tentang sejarah atau story tentang jam. Original nya adalah pada 3500 tahun sebelum masehi manusia pertama kali membuat jam matahari dengan menggunakan satu buah benda seperti tiang yang ditancapkan pada tanah sebagai pusat dan nantinya refleksi sinar matahari pada bayangan tersebut akan berputar pada permukaan yang datar. Seiring dengan perkembangannya, manusia membuat jam air untuk lebih meringkaskan besarnya tempat yang dibutuhkan. Jam air ini di set untuk dapat mengeluarkan suara sebagai notifikasi di tiap jam nya, akan tetapi karena mekanisme jam pasir ini sangatlah rumit maka dibuatlah jam pasir. Prinsip kerja jam pasir tidak jauh beda dengan jam air, akan tetapi skema yang dibutuhkan untuk menjalankan jam pasir ini tidaklah sesulit jam air. Seiring dengan perkembangan teknologi dan zaman, akhirnya ditemukanlah jam elektrik. Mekanisme jam tangan ini sangatlah rumit akan tetapi karena dikemas dengan sangat rapi dan memiliki fitur jam yang lengkap serta dapat ditempatkan dimana saja maka jam elektrik ini terus dikembangkan sampai saat ini.
Dengan terus berkembangnya teknologi dan kebutuhan manusia akan penunjuk waktu yang dapat dibawa kemana saja maka dibuatlah jam tangan atau yang sering kita kenal dengan nama arloji. Pada awalnya kegunaan arloji ini hanya sebatas pada kebutuhan untuk melihat waktu, akan tetapi pada jaman modern seperti sekarang ini, arloji tidak hanya digunakan sebagai sebuah alat akan tetapi lebih digunakan sebagai penggaya. Berbagai macam arloji mulai dari analog sampai dengan digital dibuat untuk memuaskan keinginan manusia akan gaya atau mode. Perusahaan jam tangan analog seperti Swiss Army atau perusahaan jam tangan yang banyak mengeluarkan tipe digital seperti Casio berlomba mengeluarkan berbagai macam model yang inovatif untuk menarik para konsumen. Selain dari dua produsen tersebut ada juga Tag Heuer yang gemar mengeluarkan produk bergaya sport. Tidak hanya dengan merilis banyak seri, para produsen jam tangan juga berlomba menggaet selebriti sebagai duta besar dari produk mereka. Dari mulai kalangan artis sampai kalangan olahragawan, mereka berani membayar dengan uang yang sangat banyak hanya untuk mendapatkan promosi dari para selebriti tersebut, dengan begitu otomatis permintaan dari masyarakat akan produk yang dipakai oleh para artis ataupun olahragawan idola mereka akan semakin meningkat. Belum lagi harga jam tangan yang dipromosikan oleh para selebriti akan semakin tinggi dengan adanya strategi ‘limited edition’ atau edisi terbatas pada jam tangan seri tertentu yang dapat meningkatkan gengsi pada pemakainya.
Fenomena jam tangan dengan harga mahal ini juga terjadi di Indonesia. Beberapa artis ternama banyak yang dijadikan duta besar oleh para produsen untuk wilayah lokal agar menarik para petinggi dan pejabat untuk mengenakan alat ini. Tidak hanya itu, untuk kalangan menengah kebawah pun tidak mau kalah dengan kalangan lain dalam urusan gaya. Tidak harus original tetapi yang pasti jam tangan yang mereka kenakan juga memiliki bentuk dan label yang sama dengan yang asli, itulah jam replika. Berbagai macam grosir jam berlomba untuk menjual jam murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mode. Salah satu dari jam tangan replika yang banyak digunakan di Indonesia adalah merek replika casio murah karena memiliki model yang dapat digunakan dalam suasana apapun juga. Selain Casio, banyak juga jam tangan replika merek lain yang dirilis dengan tag murah.
Jajang Suhendar adalah seorang usahawan yang bergerak pada bidang jam tangan dan saat ini telah memiliki toko dan telah mensuplai beberapa tempat penjualan jam tangan. Untuk lebih memudahkan para pelanggannya dalam pemesanan saat ini beliau telah memiliki toko online yang dapat di akses pada Jam Replika